Cinta Yang Ternodai


Berat hati ini bicara, Engkau berkata cinta tapi tu hanya dimulut, hatimu berkata lain yang hanya menyakitiku saja.

Waktu terus berjalan bagaikan roda kereta api, berputar tanpa henti bila tanpa palang pintu.

Sekarang sudah waktunya roda itu berhenti, maka berakhirnya pula kisah kasih ini yang pada awalnya penuh canda, tawa, sdih, senang, duka.

Memang cinta ini tidak ada yang sempurna, awalnya mulus, baik, bangga, tetapi pada akhirnya buruk, jelek, dan kecewa.

Terima kasih Cinta telah memberiku warna warni dalam hidup ini, semoga cinta ini berkelanjutan dengan berbuntut baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s